Jumat, 30 November 2012

Seni Budaya Semester 1


SENI RUPA MURNI
 Karya seni rupa murni merupakan jenis karya seni rupa yang dibuat dengan tujuan memenuhi kebutuhan estetik atau nilai-nilai keindahan semata, terlepas dari fungsi praktis. Karya semacam ini dibuat untuk kepentingan mengekspresikan emosi atau perasaan penciptanya. Yang tergolong karya seni murni yaitu seni lukis, seni patung, seni relief, seni grafis dan seni kriya murni.
a.     Seni Lukis
Seni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa murni yang berdimensi dua. Dari pembubuhan cat, para pelukis mencoba mengekspresikan berbagai makna atau nilai subjektif. nilai-nilai yang melekat pada lukisan dipengaruhi oleh budaya yang dimiliki pelukisnya. Seni lukis Indonesia yang berkembang, pada gilirannya nanti ikut mempertegas jati diri seni budaya Nusantara. Sedangkan seni lukis mancanegara menjadi pembanding seni budaya Nusantara.

b.      Seni Patung
Seni patung merupakan cabang dari seni rupa murni yang berdimensi tiga. Membuat patung berarti membuat benda tiga dimensi dengan bahan, alat, dan teknik tertentu sehingga menghasilkan karya yang indah dan bermakna.
Seni patung biasanya dibuat dengan menggunakan berbagai media seperti, kayu, batu, semen, fiber, lilin, tanah liat atau bahkan es. Teknik membuat patung menyesuaikan dengan bahan yang dipakai, dengan cara membentuk dengan tangan, membutsir, memahat, ataupun dengan teknik cetak. Corak seni patung juga bermacam-macam, ada patung naturalis yang menggambarkan benda seperti wujud asli yang ada di alam, ada pula yang bercorak abstrak sehingga sulit dikenali bentuknya.


c.       Seni Relief
Seni relief dapat juga disebut dengan seni ukir. Seni ukir merupakan karya seni rupa yang memiliki dimensi antar dua dimensi dan tiga dimensi. Hal ini disebabkan karena bentuk dari ukiran memiliki ketebalan atau timbul. Hanya saja karya seni relief tidak dapat dinikmati dari segala sisi atau hanya dapat dinikmati dari sisi depan saja. Bahan yang diperlukan dalam berkarya seni relief, seperti kayu, batu, pasir + semen, logam, gifsun, dll. Teknik berkarya seni relief adalah dengan cara dipahat mengikuti pola motif hias yang telah digambar pada permukaan bahan.

d.      Seni Grafis
Seni garfis merupakan cabang seni rupa murni dalam bentuk dua dimensi. Seni grafis juga disebut dengan seni cetak. Seni cetak yang dimaksud terbatas seni cetak dua dimensi, seperti cetak tinggi (cetak cukil kayu), cetak dalam (cetak etsa), cetak datar (cetak litho), dan cetak saring (cetak sablon).
Seni grafis adalah yang proses pembuatan karyanya menggunakan teknik cetak, biasanya di atas kertas. Kecuali pada teknik Monotype, prosesnya mampu menciptakan salinan karya yang sama dalam jumlah banyak, ini yang disebut dengan proses cetak. Tiap salinan karya dikenal sebagai 'impression'. Lukisan atau drawing, di sisi lain, menciptakan karya seni orisinil yang unik. Cetakan diciptakan dari permukaan sebuah bahan , secara teknis disebut dengan matrix. Matrix yang umum digunakan adalah: plat logam, biasanya tembaga atau seng untuk engraving atau etsa; batu digunakan untuk litografi; papan kayu untuk woodcut/cukil kayu. Masih banyak lagi bahan lain yang digunakan dalam karya seni ini. Tiap-tiap hasil cetakan biasanya dianggap sebagai karya seni orisinil, bukan sebuah salinan. Karya-karya yang dicetak dari sebuah plat menciptakan sebuah edisi, pada masa seni rupa modern masing-masing karya ditandatangani dan diberi nomor untuk menandai bahwa karya tersebut adalah edisi terbatas.

e.       Seni Kriya Murni
Seni kriya yang digolongkan ke dalam seni rupa murni adalah seni kriya yang tidak memiliki fungsi praktis melainkan hanya memiliki fungsi hias atau pajang. Seni kriya dapat menggunakan berbagai jenis bahan termasuk bahan yang berasal dari limbah alam maupun limbah industri. Teknik berkarya tergantung dari jenis kriya dan bahan yang digunakan, seperti pecahan-pecahan kaca menjadi hiasan dinding dengan teknik mozaik, plastik kemasan menjadi bentuk bunga dengan potong/rangkai, kulit hewan menjadi hiasan dinding bentuk wayang dengan teknik dipahat (disungging), tanah liat menjadi boneka keramik dengan teknik dibutsir, dll.
kaskus-forum.blogspot.com - SENI RUPA MURNI

Teknologi Informasi dan Komunikasi semester 1


Perangkat Lunak dan Perangkat Keras Akses Internet

A. Perangkat Keras Akses Internet/ Intranet

1. Seperangkat Komputer
A. Processor
Sebenarnya nama aslinya CPU (Sentral Processing Unit), tapi lebih sering disebut microprocessor dan lebih sering disebut processor. Perannya terbilang sentral, karena processor yang menentukan apa yang harus dikerjakan oleh computer.


B. Memory (RAM)
RAM (Random Access Memory) adalah sebuat tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat di akses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori.

C. Harddisk
Harddisk adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis.


D. VGA Card dan Monitor VGA
VGA (Video Graphics Adapter) adalah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1983

E. Sound Card
Kartu Suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara.

2. Modem
Modem atau Modulator Demodulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) da siap untuk di kirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan dari sinyal pembawa (carrier) yang di terima sehingga informasi tersebut diterima dengan baik.

3. Saluran Telepon (Line Telepon), TV Kabel, ISDN, Satelit, Handphone
1. Saluran Telepon (Line Telepon)

Saluran telepon juga merupakan perangkat keras yang penting dan diperlukan untuk menghubungkan komputer dengan internet. Pengguna saluran telepon ini           juga diikuti dengan menggunakan modem dial-up.

2. TV Kabel
Untuk dapat mengakses menggunakan jaringan TV kabel maka modem yang dipakai adalah modem kabel. Agar dapat menggunakan modem kabel, komputer harus dilengkapi dengan internet (ethernet card)



3. ISDN
ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah suatu sistem telekomunikasi dimana layanan utama antara data, suara dan gambar diintegrasikan ke dalam suatu jaringan, serta merupakan transmisi sistem telepon analog ke sistem digital


4. Satelit
VSAT (vet Small Aperture Terminal) adalah stasiun penerima sinyal dari satelit dengan antena penerima berbentuk piringan dengan diameter kurang dari 3 meter

5. Handphone
Internet juga di kembangkan untuk aplikasi wereless (tanpa kabel) dengan memanfaatkan handphone, protokol yang digunakan disebut WAP. WAP (Wireless Applicasion Protokol) adalah sebuah protokol atau sebuah teknik messaging service yang memungkinkan sebuah telepon genggam digital atau terminal mobile yang mempunyai fasilitas WAP, melihat, membaca, isi sebuah situs di internet dalam sebuah format teks khusus

4. ISP (Internet Service Provider)
ISP (Internet Service Provider) merupakan perusahaan jasa layanan internet. Untuk menghimpun ISP-ISP yang ada di Indonesia, maka didirikan Asosiasi Penyedia Jasa Layanan Internet Indonesia (APJLII).

B. Perangkat Lunak (Software) Akses Internet

Suatu program aplikasi/ perangkat lunak/ software merupakan perangkat pendukung yang harus ada/ tersedia dalam mengakses aplikasi. Agar internet dapat berjalan membutuhkan bebrapa aplikasi yang dapat mendukung kinerja dalam mengakses. Adapun contoh dari aplikasi yang digunakan dalam akses internet adalah sebagai berikut:

1. Software akses web
Software akses web merupakan suatu software/ perangkat lunak browser yang digunakan untuk mengakses web atau aplikasi www


2. Software aplikasi FTP
Software/ perangkat lunak aplikasi FTP (File Transfer Protokol) antara lain Cute FTP, Go!Zilla, dan WSFTP

3. Software Chat
Software Cahat adalah suatu software/ perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan proses chatting, antara lain mIRC, Yahoo Messenger dan ICQ


4. Software Mail
Software Mail merupakan suatu software/ perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan proses berkirim surat elektronik/ elektronik mail (e-mail), antara lain Outlook Express/ Internet Mail dan Netscape Mail.

Pendidikan Agama Islam semester 1



MEMBIASAKAN  PERILAKU TERPUJI

Allah Swt. Menciptakan manusia dalam sebaik-baik bentuk dan penciptaan. Ia diberikan karunia berupa akal pikiran yang menjadikannya lebih mulia dari makhluk Allah yang lain. Kemudian Allah mengutus ketenga-tengah mereka para nabi dan rosul dengan membawa kitab untuk menyeru kepada tauhid dan melarang perbuatan syirik dan menjelaskan kepada mereka tentang ajaran Allah Swt.                                Namun ditengah perjalanannya mengarungi bahtera kehidupan didunia, sebagian manusia terjebak didalam kemaksiatan dan melanggar aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Allah dan Rasulnya. Allah memerintahkan umat-Nya yang melakukan kesalahan untuk kembali kejalan yang benar dan tidak mengulanginya karena Allah Maha Pengampun dan Penerima taubat hamba-hamba-Nya.
A.     Tobat
1.      Pengertian Tobat
Secara bahasa, tobat berarti kembali kejalan yang benar. Tobat adalah proses menyadari kesalahan yang telah diperbuat dan berupaya sekuat hati untuk tidak melakukannya kembali atau permohonan ampun kepada Allah Swt. Atas kesalahan (kekhilafan) dan atas perbuatan dosa yang telah dilakukannya. Perbuatan dosa yaitu perbuatan yang dilarang Allah Swt. dan rasul-Nya yang tercantum dalam Al-Qur’an maupun al-hadis, yakni suatu perbuatan apabila dikerjakan akan terasa salah dalam hati dan tidak senang jika diketahui orang lain.
Q.S at-Tahrim[66]: 8
2.      Bentuk Dosa dan Tingkatnya
Perbuatan dosa yang dilakukan oleh manusia adakalanya ditimbulkan oleh hati, misalnya riya’, takabur, dan suudzan. Terkadang ditimbulkan oleh lisan, seperti dusta, menghina, dan mengumpat. Ada pula yang ditimbulkan oleh perbuatan, misalnya judi, membunuh, mencuri, merampok, berkhianat, dan bentuk dosa lainnya. Dosa dibagi dalam tiga tingkatan, sebagai berikut:
a.       Dosa paling besar, misalnya syirik dan durhaka pada orang tua.
b.      Dosa besar, misalnya dusta, berkhianat, membunuh, dan berzina.
c.       Dosa kecil, misalnya meremehkan orang lain dan tidak menghargai teman.

3.      Syarat-Syarat Bertobat
Tobat seorang hamba akan diterima disisi Allah Swt. jika memenuhi syarat sebagai berikut.
a.       Menyesali kesalahan dan dosa yang telah diperbuat
b.      Segera meninggalkan pelanggaran atau dosa yang saat itu diperbuat
c.       Memutuskan dengan sungguh-sungguh dan niat yang tulus untuk tidak mengulangi dosa-dosa dan kesalahan yang telah diperbuat dan mengganti dengan perbuatan baik. Jika ada hubungannya dengan hak orang lain hendaknya segera meminta maaf dan mengembalikan hak orang tersebut.

4.      Cara Bertobat
a.       Setelah menyadari akan perbuatan dosa, hendaknya segera beristighfar kepada Allah Swt. dan meminta pertolongan dan kekuatan dari-Nya.
b.      Meminta perlindungan kepada-Nya dari godaan setan atau iblis yang terkutuk
c.       Menyegerakan melakukan amalan setelah dengan ikhlas dan sungguh-sungguh untuk mengharap rid-Nya dan dilakukan secara terus-menerus serta bersabar atasnya..
d.      Melakukan shalat taubah demi mengharap magfirrah-Nya dan agar terhindar dari perbuatan keji dan mungkar.
e.       Jika dosa yang dilakukan berhubungan dengan hak-hak oaring lain, maka segera meminta maaf dan mengembalikan hak orang tersebut.

5.      Kriteria Orang dalam Bertobat
a.       Orang yang melakukan tobat setelah melakukan kesalahan. Allah akan mengampuni dosa orang tersebut sebagaimana dijelaskan dalam ayat yang artinya; “Selain orang-orang yang bertaubat  sesudah berbuat kesalahan dan mengadakan perbaikan, sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang”. (Q.S. ali imran [3]; 89)
b.      Orang yang melakukan tobat saat menjelang ajal tiba seperti yang dilakukan oleh Firaun saat dirinya akan tenggelam dilaut. Allah menjelaskan; “Dan tidaklah tobat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal dan setelah kepada seorang diantara mereka, (barulah) ia mengatakan: sesungguhnya saya bertobat sekarang. Dan tidak pula (diterima tobat)orang-orang yang mati sedang mereka dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah kami sediakan siksaan yang pedih.”
 (Q.S. an-Nisa [4]: 18)
c.       Tobat nasuha yaitu orang yang melakuakan tobat dengan semurni-murninya dan ini adalah tingkatan tobat yang paling tinggi karena dilakukan bukan hanya akibat perbuatan dosa akan tetapi dengan niat ibadah kepada Allah Swt. sebagaimana dijelaskan dalam Q.S. at-Tahrim [66]: 8.

B.     Raja’
Raja’ adalah sifat dan sikap yang penuh herap kepada –Nya. Raja’ termasuk sifat yang baik da terpuji dihadapan Allah Swt. dan dapat mempertebal iman dan takwa kepada-Nya. Sifat raja’ hanya dimiliki oleh orang yang memiliki pemahaman yang benar tentang keimanan dan keislaman.
      Sifat sikap raja’ akan melahirkan sikap husnuzzan billah atau berprasangka baik kepada Allah dalam segala hal yang kita lakukan. Allah Swt. memerintahkan hamba-Nya untuk selalu berdoa dan bersusaha serta bertawakal kepada-Nya dengan harapan bahwa Allah akan memberikan yang terbaik kepadanya. Allah Swt. akan memberiakn pahala yang besar kepada hamba-hamba-Nya yang rida dengan semua keputusan-Nya.
      Allah berjanji akan mengabulkan doa hamba-Nya, “Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan kuperkenakan bagimu” (Q.S. al-mu’min [40]: 60).
Hikmah Raja’ Kepada Allah Swt.
1.      Jauh dari sikap putus asa jika mengalami kesulitan atau kegagalan.
2.      Selalu dekat dan ingat kepada Allah Swt. kapan saja dan dimana saja ia berada
3.      Selalu sabar dan tabah dalam berusaha serta tidak mudah mengeluh jika menghadapi kesulitan.
4.      Percaya diri dan optimis bahwa dirinya mrmpuntai kemampuan untuk mencapai tujuan dan yakin akan mendapat pertolongan dari Allah Swt.
5.      Tenang dalam menghadapi persoalan hidup.
6.      Mendorong seseorang untuk rajin, tekun dan bersungguh-sungguh dalam berusaha.